Galeri Rumah BUMN Jambi 1
Galeri Rumah BUMN Jambi 2
Galeri Rumah BUMN Jambi 3
Galeri Rumah BUMN Jambi 4

Sekilas Rumah BUMN Jambi

Rumah BUMN Jambi hadir sebagai wujud nyata kolaborasi dan sinergi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) dalam mendampingi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Provinsi Jambi. Diinisiasi oleh Kementerian BUMN dan didukung penuh oleh PT PLN (Persero) beserta BUMN lainnya, kami menjadi wadah edukasi, fasilitasi, dan digitalisasi agar produk lokal Jambi siap bersaing di pasar nasional maupun global.

UMKM Unggulan

Kenali produk-produk unggulan dari UMKM binaan Rumah BUMN Jambi.

Batik Zhorif Fashion

Batik Zhorif

Batik Jambi Zhorif adalah usaha batik yang didirikan oleh seorang pengrajin bernama Atiah Muhammad sejak tahun 1982. Atiah, seorang perempuan yang lahir di seberang Kota Jambi, telah sukses membangun usaha batiknya hingga saat ini. Beliau juga pernah memperkenalkan hasil kerajinan Batik Jambi kepada Presiden Republik Indonesia, Susilo Bambang Yudhoyono. Di rumah batik ini, mereka bekerja dalam suasana kekeluargaan, di mana seluruh anggota keluarga bergotong royong membantu proses produksi, dari kain polos hingga menjadi kain batik yang diminati banyak orang. Selain anggota keluarga, Batik Zhorif juga melibatkan warga sekitar dalam proses produksinya. Dalam pewarnaan kain batik, Batik Zhorif memiliki teknik khusus, salah satunya menggunakan pewarna alami yang diracik sendiri dari kulit kayu. Hasil kerajinan Batik Zhorif dipasarkan melalui berbagai cara, termasuk di galeri Batik Zhorif, secara online, dan kadang-kadang dipasarkan hingga keluar Provinsi Jambi melalui pameran-pameran.

Lihat Profil
Batik Duo Serangkai Fashion

Batik Duo Serangkai

batik tulis batik cat baju jadi jaket bomber tas anyaman batik dan lainnya

Lihat Profil
Gonau Kriya & Kerajinan

Gonau

Usaha Gonau dilandasi semangat merawat tradisi luhur nenek moyang Nusantara dan menjaga alam lestari. Komitmen mengangkat kesejahteraan bagi penyandang disabilitas, komunitas pedalaman, dan kelompok ekonomi lemah. Lewat usaha kerajinan anyaman berbasis di Jambi, Gonau menghasilkan beragam jenis tas dan suvenir etnik untuk mengangkat wastra dan potensi lokal. Memanfaatkan bahan alami khas Jambi tumbuhan resam, kulit bambu, purun, dan rumbia. Anyaman diolah dengan penuh cinta dan ketelitian, bernilai estetis dan lekat dengan nuansa alam.

Lihat Profil
Batik Jambi Al- Fath Fashion

Batik Jambi Al- Fath

Batik Jambi Al-Fath merupakan salah satu UMKM di Jambi yang berfokus pada produksi batik dengan motif khas Jambi. Produk batik ini dikenal memiliki pola-pola tradisional yang kental dengan budaya lokal, seperti motif angso duo, motif bunga rambutan, dan motif kapal sanggat. Al-Fath memadukan teknik pembuatan batik tulis dan cap, menciptakan kain batik dengan warna dan desain yang elegan, cocok untuk berbagai acara formal maupun kasual.

Lihat Profil

Kisah Sukses UMKM

Inspirasi nyata dari UMKM binaan Rumah BUMN Jambi yang telah berhasil mengembangkan bisnisnya.

"Sejak bergabung dengan Rumah BUMN Jambi, penjualan kopi saya meningkat signifikan. Pelatihan digital marketing sangat membantu kami menjangkau pasar di luar Sumatera."

B

Budi Santoso

Kopi Robusta Kerinci

"Fasilitasi desain kemasan dari Rumah BUMN membuat produk batik kami terlihat jauh lebih mahal dan eksklusif. Terima kasih atas bimbingannya yang luar biasa."

S

Siti Aminah

Batik Tulis Seberang

"Berkat Rumah BUMN Jambi, produk kerajinan anyaman resam kami sekarang bisa dipasarkan ke berbagai pameran nasional. Sangat bangga menjadi bagian dari UMKM binaan."

H

Hendra Wijaya

Kerajinan Resam Makmur

Informasi & Kegiatan Terbaru

Ikuti update terbaru dari berbagai kegiatan, pelatihan, pameran, serta artikel edukasi UMKM.

Festival Batanghari 2026 Jadi Panggung Produk Lokal, 20 UMK Ramaikan Kampung Ekraf Kegiatan

28 Agustus 2026

Festival Batanghari 2026 Jadi Panggung Produk Lokal, 20 UMK Ramaikan Kampung Ekraf

JAMBI – Sungai Batanghari tidak hanya menjadi bagian penting dari sejarah Jambi. Jejaknya juga melekat pada perkembangan budaya, perdagangan, dan kehidupan masyarakat hingga saat ini.Semangat tersebut hadir dalam Festival Batang Hari 2026 yang mengangkat tema “Jejak Jalur Perdagangan Rempah di Sungai Batanghari”. Festival berlangsung pada 14–22 Agustus 2026 di Taman Mini Melayu, Eks Arena MTQ Jambi, Kota Jambi.Kegiatan ini menghadirkan beragam aktivitas yang memadukan sejarah, budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, kuliner, hiburan, dan produk lokal. Salah satu ruang yang turut menjadi perhatian adalah Kampung Ekraf, yang menghadirkan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dari Jambi.Rumah BUMN Jambi Dukung Kampung EkrafDalam Festival Batang Hari 2026, Rumah BUMN Jambi hadir sebagai sponsor dalam kegiatan Kampung Ekraf. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong promosi dan pemasaran produk lokal.Sebanyak 20 pelaku UMK ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat dan pengunjung festival.Kehadiran pelaku UMK membuat Kampung Ekraf tidak hanya menjadi ruang pamer. Area tersebut juga menjadi tempat bertemunya pelaku usaha dengan calon konsumen.Pengunjung dapat melihat berbagai produk lokal sekaligus mengenal kreativitas yang berkembang di tengah pelaku usaha Jambi.Menghidupkan Kembali Jejak Perdagangan RempahTema “Jejak Jalur Perdagangan Rempah di Sungai Batanghari” membawa pengunjung untuk mengenal kembali peran Sungai Batanghari dalam perjalanan sejarah Jambi.Pada masa lalu, sungai menjadi bagian penting dalam aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat. Perdagangan rempah turut membentuk hubungan ekonomi dan budaya yang berkembang di sepanjang wilayah Batanghari.Festival ini kemudian mengemas cerita tersebut dalam bentuk kegiatan yang lebih dekat dengan masyarakat masa kini. Sejarah dan budaya berpadu dengan potensi pariwisata serta ekonomi kreatif lokal.Pendekatan tersebut membuat Festival Batang Hari 2026 tidak hanya menjadi kegiatan hiburan. Festival juga menjadi ruang untuk memperkenalkan identitas dan potensi daerah.UMK Jambi Mendapat Ruang PromosiPartisipasi 20 pelaku UMK menjadi salah satu bagian penting dalam penguatan ekonomi kreatif pada festival ini.Ruang promosi secara langsung memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada pengunjung. Interaksi tersebut juga membantu pelaku UMK memahami respons konsumen terhadap produk mereka.Bagi UMK, bertemu langsung dengan konsumen memiliki nilai lebih. Pelaku usaha dapat menerima masukan, memperkenalkan keunggulan produk, sekaligus membangun hubungan dengan pelanggan baru.Kegiatan seperti ini juga membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.Festival yang Menggabungkan Budaya dan Ekonomi KreatifFestival Batang Hari 2026 berlangsung meriah dengan berbagai unsur yang saling melengkapi. Masyarakat dapat menikmati kegiatan budaya, kuliner, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga hiburan dalam satu rangkaian acara.Kehadiran UMK di Kampung Ekraf memperkuat hubungan antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal.Produk UMKM menjadi bagian dari cerita daerah. Di sisi lain, budaya dan pariwisata memberikan ruang baru bagi produk lokal untuk dikenal dan dipasarkan.Kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, komunitas budaya, UMKM, serta masyarakat menjadi kekuatan utama dalam penyelenggaraan festival.Dorong Produk Lokal Jambi Semakin DikenalRumah BUMN Jambi terus mendukung berbagai ruang yang dapat membantu UMK meningkatkan kapasitas dan memperluas pasar.Dukungan terhadap Kampung Ekraf dalam Festival Batang Hari 2026 menjadi salah satu bentuk sinergi untuk mempertemukan produk lokal dengan masyarakat.Melalui kegiatan tersebut, pelaku UMK tidak hanya memperoleh ruang untuk berjualan. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk membangun jejaring dan memperkenalkan identitas produknya.Festival Batang Hari 2026 diharapkan dapat terus menjadi ruang yang mempertemukan sejarah, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Semangat tersebut sekaligus membuka peluang bagi produk lokal Jambi untuk semakin dikenal.Dengan kolaborasi yang kuat dan dukungan terhadap pelaku usaha lokal, UMK Jambi diharapkan mampu terus berinovasi, memperluas pasar, dan semakin #NaikKelas.

Pedagang Pasar di Jambi Mulai Go Digital, Belajar Strategi Jualan lewat GoFood Kegiatan

20 Agustus 2026

Pedagang Pasar di Jambi Mulai Go Digital, Belajar Strategi Jualan lewat GoFood

JAMBI – Pedagang pasar tradisional di Kota Jambi mulai didorong untuk memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usahanya. Salah satunya melalui pemanfaatan platform layanan pesan-antar makanan yang dapat membantu pelaku usaha menjangkau konsumen di luar pasar.Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan “Optimalisasi GoFood sebagai Sarana Pemasaran untuk Memperluas Pasar dan Meningkatkan Penjualan UMK” yang digelar Rumah BUMN Jambi bersama Paguyuban Pasar Sekota Jambi pada Rabu, 19 Agustus 2026.Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rumah BUMN Jambi ini diikuti puluhan pelaku usaha serta perwakilan pengurus pasar dari sejumlah wilayah di Kota Jambi.Pelatihan tersebut memberikan kesempatan kepada para pedagang untuk mengenal lebih jauh strategi pemasaran digital dan cara memanfaatkan GoFood sebagai salah satu kanal penjualan.Dari Pasar Tradisional ke Pasar DigitalSelama ini, aktivitas perdagangan di pasar tradisional masih banyak bergantung pada konsumen yang datang secara langsung. Perkembangan teknologi dan perubahan kebiasaan konsumen membuat pelaku usaha perlu memiliki alternatif pemasaran yang lebih luas.Melalui digitalisasi, pedagang dapat memperkenalkan produk kepada konsumen secara online. Hal ini membuka peluang bagi usaha yang sebelumnya hanya dikenal oleh pelanggan di sekitar pasar untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.Pelatihan yang digelar Rumah BUMN Jambi tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman yang praktis dan mudah diterapkan oleh pedagang dalam menjalankan usaha sehari-hari.Peserta mendapatkan materi mengenai pemanfaatan GoFood untuk mendukung pemasaran, meningkatkan visibilitas usaha, mengelola pesanan, serta memanfaatkan berbagai fitur dan program yang tersedia.GoFood Berikan Strategi Praktis untuk Pelaku UsahaSebagai narasumber, Alfian Zainul Akbar, S.E., M.B.A., Manager Operational & Merchant Experience GoFood, membagikan berbagai strategi yang dapat digunakan pelaku usaha untuk mengoptimalkan kehadiran bisnisnya di platform digital.Peserta tidak hanya diperkenalkan pada fungsi GoFood sebagai layanan pesan-antar, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan toko digital agar dapat memberikan pengalaman yang baik kepada pelanggan.Mulai dari meningkatkan daya tarik tampilan usaha, mengelola pesanan dengan cepat, hingga memanfaatkan program promosi menjadi bagian dari materi yang disampaikan dalam pelatihan.Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu pedagang lebih percaya diri dalam mengelola usaha secara digital.Pedagang Pasar Perlu Beradaptasi dengan TeknologiPerwakilan Paguyuban Pasar Aurduri, Rudi Irawan, S.H., menyambut positif pelatihan yang memperkenalkan pemasaran digital kepada para pedagang pasar.Menurut Rudi, edukasi mengenai teknologi menjadi penting karena masih terdapat pedagang pasar yang belum terbiasa menggunakan platform digital, terutama mereka yang sudah berusia lanjut.“Gebrakan seperti ini sangat membantu para pedagang untuk lebih melek terhadap teknologi. Apalagi, sebagian besar pedagang di pasar merupakan kalangan yang sudah berusia lanjut,” ungkap Rudi.Ia menilai perubahan pola konsumsi masyarakat membuat pedagang perlu ikut beradaptasi. Menurutnya, berjualan saat ini tidak cukup hanya mengandalkan pembeli yang datang langsung ke pasar.Dengan adanya layanan penjualan dan pemesanan secara digital, konsumen memiliki lebih banyak pilihan untuk mendapatkan produk tanpa harus datang langsung ke lokasi usaha.“Sekarang pedagang harus mulai mengikuti perkembangan zaman. Kalau sebelumnya hanya menunggu pembeli datang, sekarang produk juga harus diperkenalkan melalui kanal online,” ujarnya.Rumah BUMN Jambi Perkuat Digitalisasi UMKPelatihan GoFood ini menjadi salah satu upaya Rumah BUMN Jambi dalam mendorong pelaku UMK untuk meningkatkan kemampuan di bidang pemasaran digital.Digitalisasi diharapkan tidak hanya menjadi tren, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam aktivitas usaha sehingga memberikan manfaat bagi pelaku UMK.Kolaborasi dengan berbagai pihak juga menjadi bagian penting dalam memperluas akses pengetahuan dan pendampingan bagi pelaku usaha di Kota Jambi.Rumah BUMN Jambi berharap semakin banyak pelaku UMK, termasuk pedagang pasar tradisional, yang mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing, dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.Dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, UMK Jambi diharapkan semakin siap menghadapi persaingan di era ekonomi digital dan terus #NaikKelas.

UMK Binaan Rumah BUMN Jambi Ramaikan Pameran Merdeka Berkarya, Produk Lokal Tampil di Semarak HUT RI ke-81 Kegiatan

13 Agustus 2026

UMK Binaan Rumah BUMN Jambi Ramaikan Pameran Merdeka Berkarya, Produk Lokal Tampil di Semarak HUT RI ke-81

JAMBI – Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui berbagai perlombaan dan kegiatan hiburan. Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia juga menjadi kesempatan untuk mendorong pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) terus berkarya, berinovasi, dan memperluas pasar.Semangat tersebut hadir dalam Pameran Merdeka Berkarya yang digelar pada 13 Agustus 2026 di Rumah BUMN Jambi. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan sekaligus menghadirkan ruang promosi bagi produk UMK binaan Rumah BUMN Jambi.Sebanyak 17 UMK binaan Rumah BUMN Jambi berpartisipasi dengan menampilkan beragam produk unggulan mereka kepada para pengunjung.Jadi Ruang Promosi Produk UMK LokalPameran Merdeka Berkarya memberikan kesempatan bagi pelaku UMK untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat.Berbagai produk hasil karya UMK binaan Rumah BUMN Jambi ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Pengunjung dapat melihat produk, mengenal lebih dekat usaha yang dijalankan, hingga berinteraksi langsung dengan para pelaku usaha.Bagi UMK, kehadiran dalam pameran menjadi kesempatan penting untuk meningkatkan visibilitas produk. Interaksi langsung juga membantu pelaku usaha memahami respons dan kebutuhan konsumen.Selain menjadi ruang penjualan, pameran dapat menjadi sarana membangun hubungan dengan calon pelanggan. Pelaku UMK juga dapat memperkenalkan cerita, keunikan, serta nilai yang terdapat di balik produk mereka.Merdeka Berkarya Bersama UMK JambiPameran ini membawa semangat bahwa kemerdekaan dapat diisi melalui karya dan kreativitas.Para pelaku UMK menunjukkan bahwa produk lokal memiliki potensi untuk terus berkembang. Dengan inovasi dan dukungan ekosistem yang tepat, usaha kecil dapat menciptakan produk yang memiliki nilai ekonomi dan mampu bersaing.Kegiatan tersebut juga mempertemukan para pelaku UMK binaan Rumah BUMN Jambi dalam satu ruang. Pertemuan ini membuka peluang untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, dan membangun kolaborasi.Semangat kebersamaan menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan UMK. Pelaku usaha tidak hanya membutuhkan akses pasar, tetapi juga jaringan dan lingkungan yang dapat mendukung perkembangan bisnis.Dorong Produk Lokal Semakin DikenalRumah BUMN Jambi terus memberikan ruang bagi UMK binaannya untuk mengembangkan kapasitas dan memperluas akses pasar.Melalui kegiatan pameran, pelaku UMK mendapatkan pengalaman dalam menampilkan produk dan berinteraksi dengan konsumen. Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk mengikuti kegiatan promosi maupun pameran yang lebih luas.Partisipasi 17 UMK dalam Pameran Merdeka Berkarya juga menunjukkan beragam potensi usaha yang berkembang di lingkungan binaan Rumah BUMN Jambi.Produk lokal tidak hanya memiliki nilai ekonomi. Produk tersebut juga menjadi bagian dari kreativitas dan semangat masyarakat Jambi dalam membangun usaha secara mandiri.Isi Kemerdekaan dengan KaryaPameran Merdeka Berkarya menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pelaku UMK dalam mengisi momentum HUT ke-81 Republik Indonesia.Rumah BUMN Jambi berharap ruang promosi seperti ini dapat terus memberikan manfaat bagi pelaku usaha. Semakin banyak kesempatan untuk memperkenalkan produk, semakin besar pula peluang UMK mendapatkan pelanggan dan memperluas pasar.Semangat kemerdekaan diharapkan dapat terus diterjemahkan menjadi semangat untuk menciptakan produk, mengembangkan usaha, dan berani mengambil peluang baru.Dengan kreativitas, kolaborasi, dan dukungan terhadap produk lokal, UMK Jambi terus berkarya dan semakin #NaikKelas.