Kegiatan BUMN Jambi

Berita, publikasi, dan rangkaian acara terbaru.

Festival Batanghari 2026 Jadi Panggung Produk Lokal, 20 UMK Ramaikan Kampung Ekraf Kegiatan

28 Agustus 2026

Festival Batanghari 2026 Jadi Panggung Produk Lokal, 20 UMK Ramaikan Kampung Ekraf

JAMBI – Sungai Batanghari tidak hanya menjadi bagian penting dari sejarah Jambi. Jejaknya juga melekat pada perkembangan budaya, perdagangan, dan kehidupan masyarakat hingga saat ini.Semangat tersebut hadir dalam Festival Batang Hari 2026 yang mengangkat tema “Jejak Jalur Perdagangan Rempah di Sungai Batanghari”. Festival berlangsung pada 14–22 Agustus 2026 di Taman Mini Melayu, Eks Arena MTQ Jambi, Kota Jambi.Kegiatan ini menghadirkan beragam aktivitas yang memadukan sejarah, budaya, pariwisata, ekonomi kreatif, kuliner, hiburan, dan produk lokal. Salah satu ruang yang turut menjadi perhatian adalah Kampung Ekraf, yang menghadirkan pelaku UMKM dan ekonomi kreatif dari Jambi.Rumah BUMN Jambi Dukung Kampung EkrafDalam Festival Batang Hari 2026, Rumah BUMN Jambi hadir sebagai sponsor dalam kegiatan Kampung Ekraf. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong promosi dan pemasaran produk lokal.Sebanyak 20 pelaku UMK ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Mereka mendapatkan kesempatan untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat dan pengunjung festival.Kehadiran pelaku UMK membuat Kampung Ekraf tidak hanya menjadi ruang pamer. Area tersebut juga menjadi tempat bertemunya pelaku usaha dengan calon konsumen.Pengunjung dapat melihat berbagai produk lokal sekaligus mengenal kreativitas yang berkembang di tengah pelaku usaha Jambi.Menghidupkan Kembali Jejak Perdagangan RempahTema “Jejak Jalur Perdagangan Rempah di Sungai Batanghari” membawa pengunjung untuk mengenal kembali peran Sungai Batanghari dalam perjalanan sejarah Jambi.Pada masa lalu, sungai menjadi bagian penting dalam aktivitas perdagangan dan mobilitas masyarakat. Perdagangan rempah turut membentuk hubungan ekonomi dan budaya yang berkembang di sepanjang wilayah Batanghari.Festival ini kemudian mengemas cerita tersebut dalam bentuk kegiatan yang lebih dekat dengan masyarakat masa kini. Sejarah dan budaya berpadu dengan potensi pariwisata serta ekonomi kreatif lokal.Pendekatan tersebut membuat Festival Batang Hari 2026 tidak hanya menjadi kegiatan hiburan. Festival juga menjadi ruang untuk memperkenalkan identitas dan potensi daerah.UMK Jambi Mendapat Ruang PromosiPartisipasi 20 pelaku UMK menjadi salah satu bagian penting dalam penguatan ekonomi kreatif pada festival ini.Ruang promosi secara langsung memberikan kesempatan bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan produk kepada pengunjung. Interaksi tersebut juga membantu pelaku UMK memahami respons konsumen terhadap produk mereka.Bagi UMK, bertemu langsung dengan konsumen memiliki nilai lebih. Pelaku usaha dapat menerima masukan, memperkenalkan keunggulan produk, sekaligus membangun hubungan dengan pelanggan baru.Kegiatan seperti ini juga membuka peluang bagi produk lokal untuk dikenal oleh masyarakat yang lebih luas.Festival yang Menggabungkan Budaya dan Ekonomi KreatifFestival Batang Hari 2026 berlangsung meriah dengan berbagai unsur yang saling melengkapi. Masyarakat dapat menikmati kegiatan budaya, kuliner, pariwisata, ekonomi kreatif, hingga hiburan dalam satu rangkaian acara.Kehadiran UMK di Kampung Ekraf memperkuat hubungan antara pelestarian budaya dan pengembangan ekonomi lokal.Produk UMKM menjadi bagian dari cerita daerah. Di sisi lain, budaya dan pariwisata memberikan ruang baru bagi produk lokal untuk dikenal dan dipasarkan.Kolaborasi antara pemerintah daerah, pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif, komunitas budaya, UMKM, serta masyarakat menjadi kekuatan utama dalam penyelenggaraan festival.Dorong Produk Lokal Jambi Semakin DikenalRumah BUMN Jambi terus mendukung berbagai ruang yang dapat membantu UMK meningkatkan kapasitas dan memperluas pasar.Dukungan terhadap Kampung Ekraf dalam Festival Batang Hari 2026 menjadi salah satu bentuk sinergi untuk mempertemukan produk lokal dengan masyarakat.Melalui kegiatan tersebut, pelaku UMK tidak hanya memperoleh ruang untuk berjualan. Mereka juga mendapatkan kesempatan untuk membangun jejaring dan memperkenalkan identitas produknya.Festival Batang Hari 2026 diharapkan dapat terus menjadi ruang yang mempertemukan sejarah, budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif. Semangat tersebut sekaligus membuka peluang bagi produk lokal Jambi untuk semakin dikenal.Dengan kolaborasi yang kuat dan dukungan terhadap pelaku usaha lokal, UMK Jambi diharapkan mampu terus berinovasi, memperluas pasar, dan semakin #NaikKelas.
Pedagang Pasar di Jambi Mulai Go Digital, Belajar Strategi Jualan lewat GoFood Kegiatan

20 Agustus 2026

Pedagang Pasar di Jambi Mulai Go Digital, Belajar Strategi Jualan lewat GoFood

JAMBI – Pedagang pasar tradisional di Kota Jambi mulai didorong untuk memanfaatkan teknologi digital dalam mengembangkan usahanya. Salah satunya melalui pemanfaatan platform layanan pesan-antar makanan yang dapat membantu pelaku usaha menjangkau konsumen di luar pasar.Upaya tersebut dilakukan melalui pelatihan “Optimalisasi GoFood sebagai Sarana Pemasaran untuk Memperluas Pasar dan Meningkatkan Penjualan UMK” yang digelar Rumah BUMN Jambi bersama Paguyuban Pasar Sekota Jambi pada Rabu, 19 Agustus 2026.Kegiatan yang berlangsung di Gedung Rumah BUMN Jambi ini diikuti puluhan pelaku usaha serta perwakilan pengurus pasar dari sejumlah wilayah di Kota Jambi.Pelatihan tersebut memberikan kesempatan kepada para pedagang untuk mengenal lebih jauh strategi pemasaran digital dan cara memanfaatkan GoFood sebagai salah satu kanal penjualan.Dari Pasar Tradisional ke Pasar DigitalSelama ini, aktivitas perdagangan di pasar tradisional masih banyak bergantung pada konsumen yang datang secara langsung. Perkembangan teknologi dan perubahan kebiasaan konsumen membuat pelaku usaha perlu memiliki alternatif pemasaran yang lebih luas.Melalui digitalisasi, pedagang dapat memperkenalkan produk kepada konsumen secara online. Hal ini membuka peluang bagi usaha yang sebelumnya hanya dikenal oleh pelanggan di sekitar pasar untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.Pelatihan yang digelar Rumah BUMN Jambi tersebut dirancang untuk memberikan pemahaman yang praktis dan mudah diterapkan oleh pedagang dalam menjalankan usaha sehari-hari.Peserta mendapatkan materi mengenai pemanfaatan GoFood untuk mendukung pemasaran, meningkatkan visibilitas usaha, mengelola pesanan, serta memanfaatkan berbagai fitur dan program yang tersedia.GoFood Berikan Strategi Praktis untuk Pelaku UsahaSebagai narasumber, Alfian Zainul Akbar, S.E., M.B.A., Manager Operational & Merchant Experience GoFood, membagikan berbagai strategi yang dapat digunakan pelaku usaha untuk mengoptimalkan kehadiran bisnisnya di platform digital.Peserta tidak hanya diperkenalkan pada fungsi GoFood sebagai layanan pesan-antar, tetapi juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan toko digital agar dapat memberikan pengalaman yang baik kepada pelanggan.Mulai dari meningkatkan daya tarik tampilan usaha, mengelola pesanan dengan cepat, hingga memanfaatkan program promosi menjadi bagian dari materi yang disampaikan dalam pelatihan.Pengetahuan tersebut diharapkan dapat membantu pedagang lebih percaya diri dalam mengelola usaha secara digital.Pedagang Pasar Perlu Beradaptasi dengan TeknologiPerwakilan Paguyuban Pasar Aurduri, Rudi Irawan, S.H., menyambut positif pelatihan yang memperkenalkan pemasaran digital kepada para pedagang pasar.Menurut Rudi, edukasi mengenai teknologi menjadi penting karena masih terdapat pedagang pasar yang belum terbiasa menggunakan platform digital, terutama mereka yang sudah berusia lanjut.“Gebrakan seperti ini sangat membantu para pedagang untuk lebih melek terhadap teknologi. Apalagi, sebagian besar pedagang di pasar merupakan kalangan yang sudah berusia lanjut,” ungkap Rudi.Ia menilai perubahan pola konsumsi masyarakat membuat pedagang perlu ikut beradaptasi. Menurutnya, berjualan saat ini tidak cukup hanya mengandalkan pembeli yang datang langsung ke pasar.Dengan adanya layanan penjualan dan pemesanan secara digital, konsumen memiliki lebih banyak pilihan untuk mendapatkan produk tanpa harus datang langsung ke lokasi usaha.“Sekarang pedagang harus mulai mengikuti perkembangan zaman. Kalau sebelumnya hanya menunggu pembeli datang, sekarang produk juga harus diperkenalkan melalui kanal online,” ujarnya.Rumah BUMN Jambi Perkuat Digitalisasi UMKPelatihan GoFood ini menjadi salah satu upaya Rumah BUMN Jambi dalam mendorong pelaku UMK untuk meningkatkan kemampuan di bidang pemasaran digital.Digitalisasi diharapkan tidak hanya menjadi tren, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam aktivitas usaha sehingga memberikan manfaat bagi pelaku UMK.Kolaborasi dengan berbagai pihak juga menjadi bagian penting dalam memperluas akses pengetahuan dan pendampingan bagi pelaku usaha di Kota Jambi.Rumah BUMN Jambi berharap semakin banyak pelaku UMK, termasuk pedagang pasar tradisional, yang mampu memanfaatkan teknologi untuk memperluas jangkauan pasar, meningkatkan daya saing, dan mengembangkan usahanya secara berkelanjutan.Dengan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi, UMK Jambi diharapkan semakin siap menghadapi persaingan di era ekonomi digital dan terus #NaikKelas.
UMK Binaan Rumah BUMN Jambi Ramaikan Pameran Merdeka Berkarya, Produk Lokal Tampil di Semarak HUT RI ke-81 Kegiatan

13 Agustus 2026

UMK Binaan Rumah BUMN Jambi Ramaikan Pameran Merdeka Berkarya, Produk Lokal Tampil di Semarak HUT RI ke-81

JAMBI – Semangat kemerdekaan tidak hanya diwujudkan melalui berbagai perlombaan dan kegiatan hiburan. Momentum HUT ke-81 Republik Indonesia juga menjadi kesempatan untuk mendorong pelaku Usaha Mikro dan Kecil (UMK) terus berkarya, berinovasi, dan memperluas pasar.Semangat tersebut hadir dalam Pameran Merdeka Berkarya yang digelar pada 13 Agustus 2026 di Rumah BUMN Jambi. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian perayaan kemerdekaan sekaligus menghadirkan ruang promosi bagi produk UMK binaan Rumah BUMN Jambi.Sebanyak 17 UMK binaan Rumah BUMN Jambi berpartisipasi dengan menampilkan beragam produk unggulan mereka kepada para pengunjung.Jadi Ruang Promosi Produk UMK LokalPameran Merdeka Berkarya memberikan kesempatan bagi pelaku UMK untuk memperkenalkan produk secara langsung kepada masyarakat.Berbagai produk hasil karya UMK binaan Rumah BUMN Jambi ditampilkan dalam kegiatan tersebut. Pengunjung dapat melihat produk, mengenal lebih dekat usaha yang dijalankan, hingga berinteraksi langsung dengan para pelaku usaha.Bagi UMK, kehadiran dalam pameran menjadi kesempatan penting untuk meningkatkan visibilitas produk. Interaksi langsung juga membantu pelaku usaha memahami respons dan kebutuhan konsumen.Selain menjadi ruang penjualan, pameran dapat menjadi sarana membangun hubungan dengan calon pelanggan. Pelaku UMK juga dapat memperkenalkan cerita, keunikan, serta nilai yang terdapat di balik produk mereka.Merdeka Berkarya Bersama UMK JambiPameran ini membawa semangat bahwa kemerdekaan dapat diisi melalui karya dan kreativitas.Para pelaku UMK menunjukkan bahwa produk lokal memiliki potensi untuk terus berkembang. Dengan inovasi dan dukungan ekosistem yang tepat, usaha kecil dapat menciptakan produk yang memiliki nilai ekonomi dan mampu bersaing.Kegiatan tersebut juga mempertemukan para pelaku UMK binaan Rumah BUMN Jambi dalam satu ruang. Pertemuan ini membuka peluang untuk saling mengenal, bertukar pengalaman, dan membangun kolaborasi.Semangat kebersamaan menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan UMK. Pelaku usaha tidak hanya membutuhkan akses pasar, tetapi juga jaringan dan lingkungan yang dapat mendukung perkembangan bisnis.Dorong Produk Lokal Semakin DikenalRumah BUMN Jambi terus memberikan ruang bagi UMK binaannya untuk mengembangkan kapasitas dan memperluas akses pasar.Melalui kegiatan pameran, pelaku UMK mendapatkan pengalaman dalam menampilkan produk dan berinteraksi dengan konsumen. Pengalaman tersebut dapat menjadi bekal untuk mengikuti kegiatan promosi maupun pameran yang lebih luas.Partisipasi 17 UMK dalam Pameran Merdeka Berkarya juga menunjukkan beragam potensi usaha yang berkembang di lingkungan binaan Rumah BUMN Jambi.Produk lokal tidak hanya memiliki nilai ekonomi. Produk tersebut juga menjadi bagian dari kreativitas dan semangat masyarakat Jambi dalam membangun usaha secara mandiri.Isi Kemerdekaan dengan KaryaPameran Merdeka Berkarya menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap pelaku UMK dalam mengisi momentum HUT ke-81 Republik Indonesia.Rumah BUMN Jambi berharap ruang promosi seperti ini dapat terus memberikan manfaat bagi pelaku usaha. Semakin banyak kesempatan untuk memperkenalkan produk, semakin besar pula peluang UMK mendapatkan pelanggan dan memperluas pasar.Semangat kemerdekaan diharapkan dapat terus diterjemahkan menjadi semangat untuk menciptakan produk, mengembangkan usaha, dan berani mengambil peluang baru.Dengan kreativitas, kolaborasi, dan dukungan terhadap produk lokal, UMK Jambi terus berkarya dan semakin #NaikKelas. 
Cegah Kebocoran Finansial Bisnis, Rumah BUMN Jambi Bekali UMKM Ilmu Fundamental Keuangan Kegiatan

29 Mei 2026

Cegah Kebocoran Finansial Bisnis, Rumah BUMN Jambi Bekali UMKM Ilmu Fundamental Keuangan

JAMBI – Cuaca hujan pada Jumat (29/5/2026) pagi tak menyurutkan semangat para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Jambi untuk terus belajar dan mengembangkan usahanya. Berlokasi di Rumah BUMN Jambi, puluhan peserta tampak antusias mengikuti pelatihan fundamental manajemen keuangan bisnis.Pelatihan kali ini menghadirkan narasumber ahli, yakni M. Arjun, S.M., M.M., CFP ®️., CPM (ASIA), seorang akademisi yang juga menjabat sebagai Direktur Utama Bigshop Indonesia. Dalam sesi tersebut, pemateri tidak hanya memaparkan teori, tetapi langsung mengajak para peserta untuk melakukan praktik (drill) hitung-hitungan krusial dalam bisnis.Ada tiga fokus utama yang dibedah tuntas dalam pelatihan ini. Pertama, peserta diajarkan cara membuat tabel pengelolaan keuangan sederhana agar arus kas (uang masuk dan keluar) usaha lebih terpantau dengan rapi. Kedua, peserta belajar menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP) secara presisi guna memastikan harga jual produk tidak terlalu murah dan keuntungan yang didapat tetap maksimal. Terakhir, peserta berlatih menghitung Break Even Point (BEP) atau titik impas, yang sangat penting digunakan sebagai patokan target penjualan harian maupun bulanan.IMG_3412.jpeg 2.01 MBKenyamanan dan kelancaran kegiatan yang berlangsung interaktif ini juga tidak lepas dari dukungan penuh CSR Telkom Indonesia, yang turut berpartisipasi memberikan bantuan konsumsi berupa kudapan (snack) bagi seluruh peserta dan panitia yang hadir.Manajer Rumah BUMN Jambi menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta yang hadir menembus hujan, serta rasa terima kasih atas dukungan kolaborasi dari Telkom Indonesia. Pihaknya menekankan bahwa pemahaman tata kelola uang adalah pondasi penting sebelum membesarkan sebuah bisnis."Praktik fundamental keuangan ini sangat bermanfaat. Tujuannya adalah bagaimana UMKM dapat mengembangkan bisnisnya dengan pembukuan keuangan yang rapi, terstruktur, dan akuntabel, sehingga bisnisnya terukur dan benar-benar untung," ujar Manajer Rumah BUMN Jambi.Melalui pendampingan berkelanjutan serta sinergi dari berbagai pihak ini, diharapkan kesehatan finansial usaha para pelaku UMKM binaan Rumah BUMN Jambi semakin meningkat. Bocor-bocor halus dalam operasional bisnis dapat segera ditambal, sehingga UMKM Jambi semakin siap dan mantap melangkah untuk #NaikKelas.
Berdayakan Lulusan SMA, Rumah BUMN Jambi dan LKP Dahlia Culinary Cetak Pengusaha Muda di Bidang Kuliner Kegiatan

25 Mei 2026

Berdayakan Lulusan SMA, Rumah BUMN Jambi dan LKP Dahlia Culinary Cetak Pengusaha Muda di Bidang Kuliner

JAMBI — Tantangan pengangguran di kalangan generasi muda, khususnya bagi lulusan Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat yang tidak dapat melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi, terus menjadi perhatian serius. Merespons kondisi tersebut dan guna mendorong kemandirian ekonomi daerah, Rumah BUMN Jambi mengambil langkah nyata dengan berkolaborasi bersama Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Dahlia Culinary Kota Jambi menggelar kegiatan Sharing Session pada Selasa (26/5/2026).Kegiatan inspiratif yang berlangsung interaktif di Co-working Space Rumah BUMN Jambi ini merupakan rangkaian dari Program Pendidikan Kecakapan Wirausaha (PKW) tahun 2026. Fokus utama pelatihan dan pembekalan kali ini diarahkan pada bidang keahlian Tataboga Pastry & Bakery, sebuah sektor industri kreatif yang dinilai memiliki peluang pasar yang terus berkembang pesat dan tidak pernah sepi peminat.Menariknya, program unggulan ini secara spesifik menyasar anak-anak muda yang saat ini berstatus menganggur. Langkah strategis ini diambil bukan sekadar untuk memberikan pelatihan vokasi singkat, melainkan untuk menanamkan harapan dan membuka jalan kemandirian ekonomi bagi pemuda setempat. Melalui pendekatan yang komprehensif, para peserta didorong untuk merubah paradigma dari sekadar pencari kerja (job seeker) menjadi pencipta lapangan kerja (job creator).Untuk mewujudkan tujuan besar tersebut, program ini membekali peserta dengan dua pilar utama secara bersamaan:Penguasaan Hard Skill: Pelatihan keterampilan teknis standar industri dalam memproduksi aneka ragam kue dan roti (pastry & bakery) yang berkualitas.Penguatan Soft Skill: Pembentukan mental wirausaha yang tangguh, manajemen operasional dan keuangan dasar, hingga cara membaca peluang pasar lokal secara cerdas.Kegiatan ini dihadiri langsung oleh jajaran instruktur berpengalaman dari LKP Dahlia Culinary serta Manajer Rumah BUMN Jambi. Dalam sesi pemaparannya, instruktur dari LKP Dahlia Culinary membagikan "ilmu daging" berdasarkan pengalaman nyata di lapangan. Mereka tidak hanya membahas seputar teknik dasar baking agar produk tidak gagal, tetapi juga membedah tren bisnis kuliner kekinian, strategi efisiensi bahan baku, hingga langkah-langkah praktis dalam merintis usaha pastry skala rumahan (home industry) dengan modal terbatas namun menguntungkan.Sementara itu, kehadiran Manajer Rumah BUMN Jambi di tengah-tengah peserta sukses menyalakan semangat kewirausahaan. Ia memaparkan rekam jejak dan wujud nyata kontribusi Rumah BUMN Jambi dalam mendampingi ratusan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal hingga berhasil naik kelas. Peserta diberikan pemahaman bahwa dukungan tidak berhenti pada pelatihan keahlian saja; Rumah BUMN siap memfasilitasi kebutuhan bisnis lanjutan seperti pendampingan perizinan usaha (NIB, P-IRT, Halal), desain kemasan, hingga pemasaran digital.Ia menekankan bahwa ekosistem bisnis di Kota Jambi saat ini sangat mendukung lahirnya inovasi dari tangan-tangan kreatif anak muda."Kalian memiliki energi, waktu, dan kreativitas yang luar biasa. Jangan ragu untuk memulai usaha dari sekarang. Rumah BUMN Jambi akan selalu hadir sebagai pendamping, fasilitator, sekaligus rumah bagi pengembangan ide bisnis kalian. Mari ubah status menganggur hari ini menjadi pengusaha yang produktif, berdaya saing, dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar esok hari," ungkap Manajer Rumah BUMN Jambi memberikan motivasi yang disambut antusiasme tinggi dari para peserta.Melalui sinergi berkelanjutan antara Rumah BUMN Jambi dan LKP Dahlia Culinary ini, diharapkan bekal keterampilan teknis serta transformasi mindset wirausaha yang ditanamkan dapat menjadi fondasi yang kokoh. Ke depannya, dari ruangan Co-working Space ini, Jambi bersiap menyambut lahirnya baker-baker hebat dan generasi pengusaha kuliner muda yang sukses membawa produk lokal bersaing di pasar yang lebih luas.
Tak Sekadar Konten, UMKM Jambi Pelajari Cara Mengubah Iklan Menjadi Penjualan Kegiatan

21 Mei 2026

Tak Sekadar Konten, UMKM Jambi Pelajari Cara Mengubah Iklan Menjadi Penjualan

JAMBI – Banyak pelaku UMKM telah aktif mempromosikan produknya di media sosial, namun tidak sedikit yang masih kesulitan mengubah promosi menjadi penjualan yang konsisten. Salah satu penyebabnya adalah kurangnya pemahaman mengenai strategi periklanan digital yang tepat sasaran.Menjawab tantangan tersebut, Rumah BUMN Jambi kembali menghadirkan program pengembangan kapasitas UMKM melalui pelatihan "AI Marketing PlayBook: Iklan" yang diselenggarakan pada Kamis (21/5/2026). Kegiatan ini diikuti oleh sembilan pelaku UMKM yang ingin meningkatkan kemampuan dalam memanfaatkan iklan digital untuk memperluas pasar dan meningkatkan penjualan.Pelatihan menghadirkan Ajeng Intan sebagai narasumber yang membagikan berbagai strategi praktis mengenai pemanfaatan teknologi Artificial Intelligence (AI) dalam dunia digital advertising. Peserta tidak hanya mempelajari teori periklanan, tetapi juga diajak memahami bagaimana iklan digital dapat menjadi salah satu mesin pertumbuhan bisnis apabila dijalankan dengan strategi yang tepat.Mengenal Google Ads, TikTok Ads, dan Meta AdsDalam pelatihan ini, peserta diperkenalkan dengan berbagai platform periklanan digital yang saat ini banyak digunakan oleh pelaku usaha, mulai dari Google Ads, TikTok Ads, hingga Meta Ads yang mencakup Facebook dan Instagram.Peserta mendapatkan pemahaman mengenai karakteristik masing-masing platform, keunggulan yang ditawarkan, serta cara menentukan media iklan yang paling sesuai dengan target pasar dan jenis usaha yang dijalankan.Materi ini menjadi penting karena setiap platform memiliki perilaku pengguna dan tujuan pemasaran yang berbeda. Dengan memahami perbedaannya, pelaku UMKM dapat mengalokasikan anggaran promosi secara lebih efektif dan tepat sasaran.Belajar Menyusun Iklan dengan Bantuan Artificial IntelligenceSelain mempelajari platform periklanan, peserta juga dibekali keterampilan memanfaatkan AI untuk mendukung proses pembuatan iklan. Mulai dari menyusun caption promosi, menghasilkan ide konten, membuat pesan pemasaran yang lebih menarik, hingga menyusun materi promosi yang relevan dengan kebutuhan target konsumen.Pemanfaatan teknologi AI dinilai mampu membantu pelaku UMKM meningkatkan produktivitas dalam membuat konten pemasaran sekaligus mempercepat proses pengambilan keputusan dalam strategi promosi digital.Mengupas Strategi Brand Sukses Melalui Iklan DigitalSalah satu sesi yang paling menarik perhatian peserta adalah pembahasan mengenai studi kasus berbagai brand yang berhasil berkembang melalui strategi iklan digital. Peserta diajak melihat bagaimana merek-merek sukses memanfaatkan digital advertising untuk membangun kesadaran merek, menjangkau pelanggan baru, dan meningkatkan penjualan secara berkelanjutan.Melalui studi kasus tersebut, peserta memperoleh wawasan mengenai praktik terbaik yang dapat diterapkan pada bisnis mereka masing-masing sesuai dengan skala usaha dan target pasar yang dimiliki.Rumah BUMN Jambi Dorong UMKM Adaptif di Era DigitalPelatihan berlangsung secara interaktif dengan berbagai sesi diskusi dan tanya jawab yang aktif. Para peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berkonsultasi mengenai tantangan pemasaran yang mereka hadapi, mulai dari menentukan target pasar hingga mengoptimalkan anggaran iklan agar memberikan hasil yang maksimal.Melalui kegiatan AI Marketing PlayBook: Iklan ini, Rumah BUMN Jambi berharap para pelaku UMKM dapat lebih percaya diri dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mengembangkan usahanya. Dengan pemahaman mengenai strategi periklanan modern, penggunaan AI, serta pemanfaatan platform iklan digital yang tepat, UMKM diharapkan mampu meningkatkan jangkauan promosi, menarik lebih banyak pelanggan, dan mendorong pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.Program ini menjadi bagian dari komitmen Rumah BUMN Jambi dalam mendukung transformasi digital UMKM agar semakin kompetitif dan siap berkembang di tengah pesatnya perubahan lanskap bisnis digital.
Sukses di Sesi Pertama, Rumah BUMN Jambi Lanjutkan Pelatihan Manajemen Keuangan "Full Praktik" untuk UMKM Kegiatan

20 Mei 2026

Sukses di Sesi Pertama, Rumah BUMN Jambi Lanjutkan Pelatihan Manajemen Keuangan "Full Praktik" untuk UMKM

JAMBI — Sering merasa dagangan laris manis tapi keuntungan tak bersisa? Atau uang modal usaha dan kebutuhan pribadi masih sering tercampur? Masalah klasik yang sering menghambat laju bisnis ini menjadi fokus utama Rumah BUMN Jambi dalam mendorong para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar semakin melek finansial.Setelah sukses dan mendapat antusiasme tinggi pada Sesi 1 yang digelar Rabu (20/5/2026) lalu, Rumah BUMN Jambi yang berkolaborasi dengan Bigshop Indonesia bersiap melanjutkan rangkaian pelatihan bertajuk "Fundamental Financial Planning bagi UMKM untuk Mengelola Keuangan secara Efektif dan Menguntungkan".Sesi 2 dari pelatihan krusial ini dijadwalkan akan berlangsung pada Jumat, 29 Mei 2026, pukul 08.00 WIB, bertempat di fasilitas Rumah BUMN Jambi.Pelatihan ini tidak main-main karena menghadirkan langsung pakar di bidangnya, yakni M. Arjun, S.M., M.M., CFP®, CPM (ASIA), seorang Akademisi sekaligus Direktur Utama Bigshop Indonesia. Kehadiran narasumber bersertifikasi perencana keuangan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi para pelaku usaha yang ingin membenahi fondasi bisnis mereka.Berbeda dengan seminar pada umumnya yang hanya berfokus pada teori, pelatihan ini mengusung konsep "Full Praktik". Pada Sesi 1 lalu, para peserta telah diajak menyadari pentingnya pemisahan keuangan pribadi dan bisnis. Kini, pada Sesi 2 mendatang, peserta akan diajak menyelam lebih dalam melalui pembelajaran berbasis studi kasus dan simulasi nyata."Bisnis yang besar selalu dimulai dari fondasi keuangan yang sehat. Melalui Sesi 2 nanti, kami berharap para pelaku UMKM Jambi benar-benar bisa mempraktikkan pencatatan, mengelola arus kas (cash flow), dan membuat perencanaan keuangan yang rapi agar bisnisnya makin cuan dan tidak salah langkah," ujar perwakilan dari Rumah BUMN Jambi.Bagi para pelaku UMKM yang tengah berjuang merapikan manajemen keuangannya agar tidak "boncos", Sesi 2 ini menjadi momentum pembelajaran esensial untuk mempercepat langkah UMKM Jambi agar segera scale up dan #NaikKelas.
Rumah BUMN Jambi Gelar Pelatihan Financial Planning untuk UMKM, Dorong Pengelolaan Keuangan yang Efektif dan Menguntungkan Kegiatan

20 Mei 2026

Rumah BUMN Jambi Gelar Pelatihan Financial Planning untuk UMKM, Dorong Pengelolaan Keuangan yang Efektif dan Menguntungkan

JAMBI – Pengelolaan keuangan yang baik menjadi salah satu faktor utama dalam menentukan keberhasilan dan keberlanjutan sebuah usaha. Untuk meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam mengelola keuangan secara lebih profesional, Rumah BUMN Jambi menyelenggarakan kegiatan "Fundamental Financial Planning bagi UMKM dalam Mengelola Keuangan secara Efektif dan Menguntungkan – Sesi 1" pada Rabu (20/5/2026).Kegiatan yang diikuti oleh 10 peserta ini menjadi wadah pembelajaran bagi pelaku UMKM untuk memahami pentingnya perencanaan keuangan sebagai fondasi dalam membangun usaha yang sehat, stabil, dan berkelanjutan. Melalui pelatihan ini, peserta dibekali berbagai pengetahuan praktis mengenai pengelolaan keuangan usaha yang dapat langsung diterapkan dalam aktivitas bisnis sehari-hari.Pelatihan menghadirkan M. Arjun, S.M., M.M., CFP., CPM (ASIA), seorang praktisi dan konsultan keuangan profesional yang memiliki kompetensi di bidang perencanaan keuangan dan manajemen bisnis. Dalam sesi pemaparannya, peserta diajak memahami bagaimana perencanaan keuangan yang tepat dapat membantu pelaku usaha mengelola risiko sekaligus meningkatkan profitabilitas usaha.Pentingnya Financial Planning bagi UMKMPada sesi awal pelatihan, peserta mendapatkan pemahaman mengenai konsep dasar financial planning atau perencanaan keuangan bagi UMKM. Materi yang disampaikan mencakup pentingnya menetapkan tujuan keuangan usaha, menyusun rencana penggunaan dana, serta mengelola sumber daya keuangan secara efektif agar bisnis dapat berkembang secara berkelanjutan.Menurut narasumber, banyak pelaku UMKM yang fokus pada peningkatan penjualan, namun belum memiliki perencanaan keuangan yang terstruktur. Padahal, pengelolaan keuangan yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam menjaga stabilitas usaha dan mendukung pertumbuhan bisnis dalam jangka panjang.Memahami Pengelolaan Arus Kas dan Modal UsahaSelain membahas dasar-dasar perencanaan keuangan, peserta juga mendapatkan materi mengenai pengelolaan arus kas (cash flow) dan pengaturan modal usaha. Kedua aspek tersebut menjadi elemen penting dalam menjaga kesehatan keuangan bisnis.Peserta diajak memahami cara mengontrol pemasukan dan pengeluaran usaha, mengidentifikasi kebutuhan modal, serta mengelola dana usaha agar tetap produktif. Dengan pengelolaan arus kas yang baik, pelaku UMKM dapat menghindari berbagai risiko keuangan yang berpotensi menghambat perkembangan usaha.Strategi Mengelola Keuntungan untuk Pertumbuhan BisnisSalah satu materi yang mendapat perhatian peserta adalah strategi mengelola keuntungan usaha secara lebih optimal. Dalam sesi ini, peserta diajak memahami pentingnya mengalokasikan keuntungan untuk pengembangan usaha, dana cadangan, serta investasi yang dapat mendukung pertumbuhan bisnis di masa depan.Melalui pemahaman tersebut, pelaku UMKM diharapkan tidak hanya berfokus pada peningkatan omzet, tetapi juga mampu membangun fondasi keuangan yang kuat untuk menghadapi berbagai tantangan bisnis yang mungkin terjadi.Rumah BUMN Jambi Dukung UMKM Lebih Sehat Secara FinansialPelatihan berlangsung secara interaktif dengan berbagai sesi diskusi dan studi kasus yang relevan dengan kondisi usaha peserta. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan terkait pengelolaan modal, perencanaan keuangan, hingga strategi meningkatkan keuntungan usaha.Melalui kegiatan ini, Rumah BUMN Jambi berharap para pelaku UMKM dapat menerapkan prinsip-prinsip financial planning dalam menjalankan usahanya. Dengan perencanaan keuangan yang lebih terarah, pengelolaan arus kas yang sehat, serta strategi pengelolaan keuntungan yang tepat, UMKM diharapkan mampu meningkatkan stabilitas keuangan, memperkuat daya saing, dan menciptakan pertumbuhan usaha yang berkelanjutan.Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Rumah BUMN Jambi dalam mendukung peningkatan kapasitas pelaku UMKM melalui edukasi dan pelatihan yang relevan dengan kebutuhan dunia usaha saat ini.
Dukung UMKM Naik Kelas, Rumah BUMN Jambi Fasilitasi Pertukaran Ide Bisnis Bersama Mien R. Uno Foundation Kegiatan

19 Mei 2026

Dukung UMKM Naik Kelas, Rumah BUMN Jambi Fasilitasi Pertukaran Ide Bisnis Bersama Mien R. Uno Foundation

JAMBI – Menghadapi dinamika ekonomi dan ketatnya persaingan pasar saat ini, pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dituntut untuk terus berinovasi dan memperluas wawasan bisnis mereka. Menjawab tantangan tersebut, Rumah BUMN Jambi mengambil langkah proaktif dengan menggandeng Mien R. Uno Foundation (MRUF) untuk menggelar kegiatan Sharing Session interaktif bersama puluhan pelaku UMKM binaan unggulan.Berlangsung hangat dan penuh antusiasme di area Co-working Space Rumah BUMN Jambi, acara ini menjadi oase bagi para pengusaha lokal yang tengah mencari solusi atas berbagai kebuntuan dalam operasional bisnis mereka. Suasana ruang kerja bersama yang nyaman dan modern sengaja dipilih agar diskusi berjalan cair tanpa menghilangkan esensi edukasinya.Terselenggaranya kegiatan kolaboratif ini juga tidak lepas dari komitmen dan dukungan penuh ekosistem Badan Usaha Milik Negara (BUMN), khususnya Danantara Indonesia dan PT PLN (Persero). Kehadiran entitas BUMN ini menjadi bukti nyata kehadiran negara yang secara berkelanjutan terus mendorong program-program pemberdayaan ekonomi kerakyatan, guna memastikan UMKM lokal dapat tumbuh semakin maju, tangguh, dan mandiri secara finansial.Mengusung konsep obrolan yang santai namun sangat sarat akan ilmu (berbobot), sharing session ini bertransformasi menjadi wadah yang sangat strategis. Para pelaku usaha tidak hanya duduk mendengarkan, melainkan aktif berinteraksi, bertukar insight industri, membagikan pengalaman empiris saat menghadapi krisis, serta bersama-sama merumuskan strategi pengembangan bisnis yang efektif dan adaptif terhadap tren masa kini.Tujuan utama dari diselenggarakannya inisiatif ini adalah untuk memperkuat pilar fundamental bisnis UMKM Jambi dari hulu ke hilir. Diskusi diarahkan untuk membuka wawasan peserta terkait pentingnya inovasi produk yang berkelanjutan, pemanfaatan teknologi digital, efisiensi operasional, serta perluasan jejaring (networking) antar sesama pengusaha lokal maupun dengan yayasan pendamping profesional seperti MRUF.Manajer Rumah BUMN Jambi menuturkan bahwa kolaborasi strategis dengan Mien R. Uno Foundation—lembaga yang telah lama dikenal fokus pada pengembangan kewirausahaan memberikan dampak yang sangat signifikan bagi peningkatan motivasi dan pembaruan pengetahuan para peserta.“Melalui diskusi dua arah ini, tujuan utama kita adalah memperkuat kapasitas teman-teman UMKM, baik dari sisi penguasaan strategi pengembangan usaha maupun penguatan mentalitas entrepreneurship-nya. Ini adalah momen yang pas banget buat saling bertukar pikiran dan mencari problem solving bersama. Harapannya, sinergi luar biasa ini tidak berhenti di ruangan ini saja, melainkan bisa membuka peluang-peluang kemitraan baru di lapangan,” ujar Manajer Rumah BUMN Jambi di sela-sela kegiatan.Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa pendampingan seperti ini adalah bentuk investasi jangka panjang untuk ekosistem bisnis di Jambi. Pengalaman dan masukan yang diberikan oleh para ahli dan sesama pelaku usaha diharapkan dapat langsung dipraktikkan oleh peserta pada skala usahanya masing-masing.Dengan konsistensi menghadirkan fasilitas edukasi dan ruang diskusi rutin semacam ini, Rumah BUMN Jambi optimis langkah para Sobat UMKM Jambi untuk mengembangkan sayap bisnisnya akan menjadi semakin mantap dan terarah. Melalui kolaborasi lintas sektor yang kuat dan nyata, visi besar untuk mendorong UMKM lokal agar segera merealisasikan target #NaikKelas diyakini akan semakin cepat dan mudah tercapai.